Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2017

Belum dikaruniai Momongan? Jangan bersedih dan Berkecil Hati! Begini Cara Mengatasi Ketidaksuburan Secara Syar'i

Lama Menikah belum juga Hamil? Apa yang salah sebenarnya? Siapa yang mandul? Sahabat tersoorat. janganlah berburuk sangka kepada masalah yang kalian hadapi, terutama jika belum diberikan momongan..

Harap diingat, Anak itu adalah mutlak Hak Allah, Kita sebagai manusia diharuskan untuk terus berusaha dan berdoa, serahkan hasil akhirnya kepada Allah, karena Allah yang berhak untuk memberikan kita keturunan.

Berikut ada Artikel menarik yang dikutip dari blog dokter hanna, Artikel agar kita tetap tawakkal dan husnudzon kepada ALLAH SWT. Semoga bermanfaat dan bisa membuat kita semua tetap semangat dalam penantian

Dalil dari Al Qur’an

Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,

رَبِّهَبْلِيمِنَالصَّالِحِينَ

Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh”. (QS. Ash Shaffaat: 100). Ini adalah do’a yang bisa dipanjatkan untuk meminta keturunan, terutama keturunan yang sholeh yaitu yang bisa membantu seseorang semakin taat pada Allah.


Nabi Zakariya ‘alaihis salaam berdo’a,

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

(Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa) (QS. Ali Imron: 38). Maksud do’a ini kata Ibnu Katsir rahimahullah, “Ya Rabb anugerahkanlah padaku dari sisi-Mu keturunan yang thoyyib yaitu anak yang sholeh. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar do’a.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3/54)

‘Ibadurrahman (hamba Allah Yang Maha Pengasih) berdo’a,

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al Furqon: 74)

Do’a yang juga berisi permintaan kebaikan pada anak dan keturunan

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri (QS. Al Ahqof: 15)

Adapun dalil dari Sunnah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendo’akan anak Ummu Sulaim, yaitu Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhuma dengan do’a,

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau karuniakan padanya.” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480). Dari sini seseorang bisa berdo’a untuk meminta banyak keturunan yang sholeh pada Allah,

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي

Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii“ (Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri).”

Maka berdoalah dengan do’a-do’a diatas.

Dalil tentang Istighfar :

ALLAH Ta’ala berfirman dalam kisah Nabi Nuh a.s:

“فَقُلْتُاسْتَغْفِرُوارَبَّكُمْإِنَّهُكَانَغَفَّاراً . يُرْسِلِالسَّمَاءعَلَيْكُممِّدْرَاراً . وَيُمْدِدْكُمْبِأَمْوَالٍوَبَنِينَوَيَجْعَللَّكُمْجَنَّاتٍوَيَجْعَللَّكُمْأَنْهَاراً”

Artinya: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh: 10-12)

Ayat di atas menjelaskan bahwa di antara buah istighfar: turunnya hujan, lancarnya rizki, banyaknya keturunan, suburnya kebun serta mengalirnya sungai.

Dalam Tafsir al-Qurthubi, disebutkan bahwa suatu hari ada orang yang mengadu kepada Al Hasan Al Bashri tentang lamanya paceklik, maka beliaupun berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”. Kemudian datang lagi orang yang mengadu tentang kemiskinan, beliaupun memberi solusi, “Beristighfarlah kepada Allah”. Terakhir ada yang meminta agar didoakan punya anak, Al Hasan menimpali, “Beristighfarlah kepada Allah”.

Ar Rabi’ bin Shabih yang kebetulan hadir di situ bertanya, “Kenapa engkau menyuruh mereka semua untuk beristighfar?”.

Maka Al Hasan Al Bashri pun menjawab, “Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Namun sungguh Allah telah berfirman dalam surat Nuh: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu”.

Adapun dalil dari Sunnah Rasul shallallahu’alaihi wasallam yang menunjukkan bahwa memperbanyak istighfar merupakan salah satu kunci rizki, suatu hadits yang berbunyi:

“فَقُلْتُاسْتَغْفِرُوارَبَّكُمْإِنَّهُكَانَغَفَّاراً . يُرْسِلِالسَّمَاءعَلَيْكُممِّدْرَاراً . وَيُمْدِدْكُمْبِأَمْوَالٍوَبَنِينَوَيَجْعَللَّكُمْجَنَّاتٍوَيَجْعَللَّكُمْأَنْهَاراً”

Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Dan, sungguh kita ketahui anak adalah bagian dari rizqi itu sendiri.

Maka  mari kita perbanyak istighfar dalam setiap kesempatan, kapan dan di manapun di waktu-waktu kosong saat bekerja, saat dijalan dan lain sebagainya. Dan, tunggulah hasilnya. Baarakallaahu fiikum

Semoga Allah menganugerahkan pada kita sekalian keturunan yang sholeh dan sholehah, aaamiin Yaa Samii’ud du’aa’.

Berlanjut, insyaa Allah…

Sumber : Tulisan dr. Ummu Muhammad Ferihana

Semoga Tulisan Singkat ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka yang sedang menanti hadirnya momongan.

Kamis, 02 Februari 2017

MasyaAllah Orang Tua Ini Sukses Buat Anaknya Kecanduan Baca Al Qur'an Dengan 5 Trik Jitu Ini! Dicoba Yuk Bun!

Anak-anak adalah anugerah terindah buat orangtua. Anak-anak seperti kain putih yang harus didesain oleh ibu dan ayahnya.

Sejak dari kecil lagi, berbagai kebiasaan telah diberikan orangtua kepada anak-anak, agar mereka dapat tumbuh dengan baik. Salah satu kebiasaan orangtua dalam mendidik anak-anaknya ialah memberikan pendidikan untuk membaca Al-Qur’an.

Salah satu contoh keluarga yang memberikan kebiasaan untuk membaca Al-Qur’an ialah keluarga Siti Aminah Sulaiman.

Ibu asal negeri Jiran, Malaysia ini membiasakan anak-anaknya untuk membaca Al-Qur’an setiap hari agar mereka mencintai Al-Qur’an. Sebagai seorang ibu yang bertugas mendidik anak-anak dan mengatur urusan rumah tangga, Aminah termasuk ibu yang cerdas lagi sholeha. Pasalnya, lewat didikannya akhirnya anak-anak Aminah sudah menjadikan Al-Qur’an sebagai sesuatu yang sangat penting dalam keseharian mereka. Bahkan, salah satu anak lelakinya kecanduan untuk membaca Al-Qur’an, hingga ia tidak bisa berhenti sehari pun untuk membaca Al-Qur’an. Subhana Allah.


Lantas, seperti apa sih cara Aminah membiasakan anak-anaknya untuk membaca Al-Qur’an?

Dikutip siakap keli, diteruskan wajibbaca.com berikut beberapa pendekatan yang digunakan Aminah dalam melatih anaknya agar cinta Al-Qur’an :

1. Berhenti Menyuruh Anak

Menurut Aminah, cara pertama yakni berhenti menyuruh anak untuk membaca Al-Qur’an. Artinya sebagai orangtua kita tidak hanya meyuruh anak tapi harus memberikan tauladan atau contoh yang baik kepada anak-anak terlebih dahulu.

Misalnya Aminah, ia mengitikadkan membaca Al-Qur’an setiap selesai shalat wajib. Demi memberikan tauladan, biasanya waktu antara maghrib ke Isya Aminah meninggalkan semua agenda belanja barang dapur dan kebutuhan lainnya. Ia memberikan teladan kepada anak-nya untuk membaca Al-Qur’an.

Saat Aminah sudah membiasakan membaca Al-Quran selesai shalat, awalnya anak-anaknya hanya cuek dan mengintipnya saja. Namun, setelah beberapa hari anaknya mulai penasaran dan mendekati Aminah hingga mereka pun ingin belajar dan membiasakan baca Al-Qur’an sama sepeti ibunya. Jika hal itu konsisten dilakukan, maka orangtua tidak perlu menyuruh dulu anaknya untuk membaca Al-Qur’an tapi justru sang anak yang menginginkannya.

2. Meluangkan Waktu untuk Membuat Halaqah Al-Qur’an

Aminah membuat agenda keluarga untuk membuat halaqah qur’an. Setiap hari Jumat, ia mewajibkan keluarganya untuk membuat halaqah, dimana mereka duduk dalam lingkaran, kemudian bergantian membaca Al-Qur’an. Biasanya Aminah membaca Surah Al kahfi setiap hari Jumat.

3. Tadabbur Terjemahan Al-Quran

Agar anak-anaknya tertarik untuk mentadaburi Al-Qur’an, maka Aminah mulai membiasakan tadabbur terjemahan Al-Quran. Akhirnya setelah ia konsisten, anak-anaknya pun penasaran dan ingin mengikuti apa yang dilakukan ibu mereka. Saat mereka mendengarkan tadabbur terjemahan Al-Qur’an, anak-anak mulai mengerti makna dari ayat-ayat Al-Qur’an yang setiap hari mereka baca.

4. Mencoba Menghafal Al-Qur’an Bersama

Jika sebelumnya anak-anak Aminah biasa menghafal Al-Qur’an sendiri, maka untuk membuat anaknya tidak bosan untuk menghafal Al-Qur’an, maka Aminah mengajak anaknya untuk menghafal Al-Qur’an bersama-sama.

Setelah ia ikut menghafal Al-Qur’an, Aminah baru mengetahui susahnya menghafal Al-Qur’an. Akhirnya, ia pun memahami apa yang anaknya lalui untuk menghafal Al-Qur’an.

5. Puji Anak Depan Suami

Untuk membuat minat anak semakin besar terhadao Al-Qur’an, maka Aminah biasa memuji setiap perkembangan anaknya dalam mempelajari Al-Qur’an kepada suaminya. Aminah sengaja memuji anak-anak di depan ayahnya, agar mereka merasa diakui dan semangatnya semakin besar untuk mempelajari Al-Qur’an.

Bagaimana ibu sholeha, apakah Anda sudah memahami tips cerdas bagi ibu sholeha untuk mengajak anaknya cinta Al-Qur’an?

Yaps, intinya sebelum orangtua mengajak anak untuk cinta Al-Qur’an maka orangtua harus terlebih dahulu mencintai Al-Qur’an, maka barulah lahir anak-anak pecinta Al-Qu’ran. Selamat menjadi pendidik cerdas dan sholeha. Selamat mencoba!

Jumat, 16 Desember 2016

Subhanallah Sungguh Istimewanya Do'a Nabi Yusuf, Hingga Dapat Mempercantik Wajah Seseorang

Setiap wanita pastinya ingin memiliki wajah cantik berseri dan ini ada rahasia do'a Nabi Yusuf supaya wajah tampil cantik dan berseri yang bisa dipanjatkan setelah selesai sholat. Sudah diketahui sejak dulu bahwa tiap-tiap doa dari Nabi Yusuf mempunyai keistimewaan salah satunya yaitu membuat penampilan kita agar menjadi lebih cantik dan berseri. Tetapi ingat, bahwa kecantikan di dalam hati lebih diutamakan dan disukai oleh Allah SWT daripada kecantikan luar, oleh karenanya meski wajah cantik berseri sebaiknya juga menjaga kecantikan yang ada di tiap hati dan perilaku masing-masing.


Doa-doa Nabi Yusus memang banyak memiliki keistimewaan, tidak hanya persoalan saat sedang mencari jodoh, tetapi juga soal wajah agar tampil cantik dan berseri. Tapi jangan pernah menyalahgunakan doa-doa tersebut misalnya saja doa agar memikat para wanita serta sebagai pemanis. Nah, bagi siapa saja yang menghendaki atau merindukan agar wajahnya cantik maka bacalah doa agar wajah cantik seperti bidadari berikut ini:

“Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada’ Asyara Kaukabauw Wasy Syamsa Wai Qamara Ra aituhum Lii Sajidin”

Di atas merupakan Surah Yusuf Ayat 4 dimana maksudnya adalah: (ingatlah peristiwa) ketika Nabi Yusuf menyampaikan pada bapanya: “Wahai ayahku! Sesungguhnya aku mimpi melihat sebelas bintang dan mentari serta bulan; aku melihat mereka tunduk memberi hormat kepadaku”

Lalu setelah membaca surah Yusuf Ayat 4 tersebut dilanjutkan dengan membaca surah Thaahaa ayat 39:

“Wa-alqaytu ‘Alayka Mahabbatan Minnii Walitushna’ ‘Alaa ‘Ainii”

Maksud dari ayat tersebut ialah: “Dan Aku telah tanamkan dari kemurahanKu perasaan kasih sayang orang terhadapmu; dan supaya Engkau dibela dan dipelihara Dengan pengawasanKu”

Bagi siapa saja yang telah mengamalkannya, maka teruskan karena ayat ini merupakan ayat pengasih untuk mempererat hubungan suami istri. Oleh karena itu, doakanlah doa penyeri pemanis dan pengasih wajah surah Nabi Yusuf ini dengan niat yang benar utamanya bagi istri yang rindu agar suaminya menyayangi lagi. Tetapi membacanya juga tidak boleh sembarangan, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan saat ingin membaca doa pemanis wajah Nabi Yusuf ini, yaitu:

Dibaca 3 kali kemudian sapu ke wajah

Perlu diketahui bahwa amalan ini juga sinkron buat mereka yang merindukan jodoh

Jangan membaca ayat tersebut tanpa memisahkan, Surah Yusuf Ayat 4 di atas dibaca sebagai akibatnya terselesaikan jadi setelah selesai dibaca berhenti sebentar, kemudian baru dilanjutkan dengan membaca surah Thaahaa ayat 39. Kesimpulannya jangan menyambung terus memakai bacaan surah Yusuf.

Tiap kali bertemu atau bersua dengan suami/istri/kekasih, maka bacalah 2 ayat di atas. Ayat ini juga bisa didoakan boleh juga untuk anak-anak agar mereka semakin hormat terhadap orang tua.

Dianjurkan untuk diamalkan selalu dengan membaca di hadapannya agar mendapatkan kesan yang baik. Tidak perlu juga membacanya dengan terlalu kuat, cukup di dalam hati juga tidak apa-apa. Selain itu, agar makin dikasihi oleh masyarakat, bacalah ayat-ayat tersebut tiap selesai sholat sebanyak 3 kali.

Bacalah doa Nabi Yusuf dengan niatan yang baik agar dijabah, dengan begitu InsyaAllah maka Anda dapat makin disenangi atau disayang baik oleh suami/istri maupun kekasih serta masyarakat. Semoga bermanfaat.

Senin, 12 Desember 2016

Buat Kamu yang Sedang Terlilit Hutang! Coba Amalkan Doa yang Diajarkan Rasulullah Berikut ini

Kebutuhan ekonomi yang semakin mahal membuat sebagian orang memutar otak untuk mendapatkan penghasilan lebih. Ada yang mencari pekerjaan tambahan, tapi ada juga yang putus asa dan memilih berhutang kepada keluarga atau tetangganya.

Berhutang memang suatu hal yang ingin dihindari setiap orang. Menanggung hutang menyebabkan perasaan tidak nyaman, gelisah serta menjadi beban tersendiri sampai mereka bisa melunasinya.

Sebenarnya Rasulullah SAW telah mengajarkan doa bagi mereka yang sedang terlilit hutang. Doa ini dapat menghilangkan kebingungan dalam diri seseorang sehingga dapat segera melunasi hutang. Seperti apa doanya? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya agar berdoa kepada Allah ketika menghadapi persoalan hidup. Termasuk ketika seseorang menghadapi masalah berupa hutang yang banyak

Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu’anhu bertutur, “Pada suatu hari Rasulullah shallallahu’alaih wa sallam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya, ‘Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu shalat?’ Ia menjawab, ‘Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.’ Beliau bertanya, ‘Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?’ Ia menjawab, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda, ‘Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:
"Allahumma inni a'udzubika minal hammi wal hazani wa a'udzubika minal 'ajzi wal kasali wa a'udzubika minal jubni wal bukhli wa a'udzubika min ghalabatiddaini wa qahrirrijali
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”

Kata Abu Umamah, ‘Setelah membaca do’a tersebut, Allah ta’aala berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku’,” (HR. Abu Dawud 4/353).

Ada beberapa hal yang bisa kita simpulkan dari hadist di atas. Di antaranya ialah ternyata para sahabat Rasul itu juga merupakan manusia biasa yang bisa mengalami masalah. Mereka bisa bingung dan sedih jika sedang terlibat dalam masalah hutang. Seperti Abu Umamah radhiyallahu ’anhu yang terlihat sedih saat berdiam diri di dalam masjid dan ketahuan oleh Rasulullah SAW.


Pelajaran kedua yang bisa kita sahabat Nabi tersebut tidak ragu tatkala Rasulullah menawarkan doa untuk menghilangkan kebingungan dan mengatasi beban hutangnya. Sehingga setelah beberapa saat ia rajin berdoa, maka Allah SWT berkenan mengatasi masalah hutangnya tersebut.

Tentu saja sahabat Nabi tersebut melantunkan doanya dengan penuh khitmad serta meyakini kekuatan doa itu. Di samping itu, ia juga berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengatasi apa-apa yang ia lontarkan di dalam doa tersebut. Ia mencoba untuk mengatasi bingungnya, sedih, lemah dirinya, serta rasa malas dan ketidakberdayaan dalam menghadapi tindakan sewenang-wenangan manusia lain terhadap dirinya.

Allah SWT berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran,” (QS. Al-Baqarah ayat 186).

Dari ayat di atas dapat kita simpulkan beberapa pelajaran yang sangat penting:

  • Allah SWT itu dekat. Dalam artian jangan mengira bahwa Allah itu tidak melihat dan mengetahui apa yang sedang kita kerjakan dan kita rasakan. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu terlebih lagi bila umatnya sedang menghadapi kesulitan.
  • Barang siapa yang meminta dan memohon kepada Allah SWT, maka Allah berjanji pasti akan mengabulkan permohonannya tersebut.
  • Agar lebih besar kemungkinan dikabulkannya permohonan tersebut, hendaknya kita penuhi semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.
  • Berimanlah hanya kepada Allah. Sebab Allah mempunyai nama-nama yang baik (Asmaul Husna). Allah Maha Kaya, Maha Mendengar dan Maha Kuasa untuk mengabulkan setiap doa hamba-Nya.
  • Berimanlah kepada Allah Ta’aala. Sebab Allah Ta’aala memliki nama-nama yang baik.

Demikianlah ulasan mengenai pesan Rasulullah SAW kepada sahabtanya yang terlilit hutang. Untuk itu, sebagai kaum yang beriman lakukanlah anjuran di atas ketika kita sedang ditimpa masalah yang sama. Namun ingatlah, jangan hanya berdoa kepada Allah saja, tapi perlu juga diimbangi dengan usaha dan kerja keras untuk mengatasi masalah tersebut


Buat kamu yang sering Kram perut saat datang Bulan Waspadai 4 Gejala Penyakit Berikut ini! Jangan Sampai Terlambat ditangani!

Nyeri saat menstruasi hingga kram di perut bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri maupun kram jangan terus dibiarkan karena dia...